Banyak Anak di Jalan

Banyak Anak Banyak Rejeki, begitu kata pepatah, entah benar atau tidak…
Namun bila banyak anak-anak di jalanan lingkungan perumahan, anak kami, anak tetangga, anak teman…. anak kita… maka sudah semestinya kita semua berhati-hati…
Sebagai orang tua, kita akan harus mengawasi anak-anak kita, dan sebagai pengguna jalan, kita memiliki tanggung jawab penuh untuk menjaga keselamatan di jalan.
Tidak semestinya kita memacu kendaraan bermotor jenis apapun dengan kecepatan yang membahayakan pengguna jalan lain, terutama anak-anak yang belum memiliki kedewasaan berfikir dan bertanggung jawab.
Mobil, Motor, Sepeda, Pejalan Kaki, Anak-Anak, bahkan Hewan Ternak/Peliharaan yang digembala adalah kesemuanya Pengguna Jalan yang dilindungi undang-undang, dan setiap mereka memiliki hak penggunaan jalan.

Kembali menurut UU 22 tahun 2009 pasal 21, batas kecepatan pada setiap kelas jalan ditentukan secara nasional,
Sedang untuk jalan lingkungan atau perumahan, mengacu pada karakteristik wilayah kota/daerah maka dapat ditetapkan melalui peraturan daerah /PerDa yang ditetapkan kepala daerah, termasuk dengan memasang dan jenis rambu-rambu yang sesuai….

Pada tanggal 17 Agustus 2012, tengah hari bolong, ananda Zahra menjadi korban tabrak lari oleh sebuah kendaraan Avanza Silver di Jalan perumahan di Cikarang Baru, Jalan Rusa Raya. Pelaku penabrak lari diduga melarikan kendaraan dengan kecepatan tinggi, jauh melebihi ketentuan wajar kecepatan kendaraan di jalan lingkungan perumahan, terbukti dengan tewasnya korban tabrak lari.
Pengendara kendaraan Avanza Silver itu kabur melarikan diri dari tanggung jawabnya dan sampai tulisan ini dibuat belum ada berita penangkapan pengecut kerdil itu ataupun penahanannya.

Upaya dari setiap sisi HARUS digerakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan itu terjadi lagi.
Menangkap pelaku tabrak lari adalah kewajiban kepolisian setelah kasus ini secara resmi dilaporkan pada unit laka polres bekasi kabupaten.
Menangkap pelaku dan mengganjarnya dengan hukuman setimpal adalah keharusan, dan bila itu tidak dilakukan, maka salah satu maniac pelanggar ketentuan lalu lintas akan terus bebas berkeliaran, mengancam nyawa setiap siapa yang lewat di jalanan yang sama dengan si maniac tersebut.

Dari sisi kita sebagai warga, selain menjaga anak-anak kita, kita juga bisa membantu saling mengingatkan di jalanan, memelihara rambu-rambu dan marka jalan yang sudah ada, atau lebih aktif lagi dengan ikut membuat pengaturan di jalan lingkungan demi keselamatan bersama.

Korban sudah jatuh, potensi penyebab kecelakaan masih terserak berkeliaran, sudah saatnya kita bergerak bersama, mari tata disiplin dan aturan berlalu lintas, mari proaktif, mari saling mengingatkan….
Entah relevan atau tidak, namun unit kerja pemerintahan di level RT dan RW, akan sangat efektif bila ikut ambil bagian dalam penataan lalu lintas jalan lingkungan.
  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s