Kronologi Kecelakaan

tulisan di bawah ini dibuat oleh ayahanda korban dari sudut pandang beliau
saat ini banyak versi kronologi yang beredar dan kebanyakan mengandung informasi yang salah bahkan menyesatkan
semoga dengan adanya tuturan kronologi dari orang pertama ini bisa meluruskan simpang siurnya informasi

 

Pada tanggal 17 Agusutus 2012 hari Jumat jam 10.30 saya Bersama keluarga yang berjumlah 4 orang yang bernama M. Sanusi (Ayah), Elida (Ibu), Zahra Amelia Sanusi (7 thn anak ke2) dan Rasyad Andhika Sanusi (4 thn anak ke3 ) berencana akan ke Carefoure Cikarang mengendarai Mobil Toyota Avanza warna Biru telur Asin.. Perlu diketahui bahwa mobil Avanza ini adalah mobil yang kesehariannya dibawa oleh Istri saya untuk mengantar dan menjemput anak saya sekolah di SDIT Al Ikhwan. Pada saat mobil berjalan beberapa menit Istri saya Elida memberitahukan bahwa Ban Serep dalam kondisi tidak baik yaitu terdapat benjolan disamping karena masuk lubang yang besar pada kecepatan yang lumayan cepat. Oleh karena itu maka niat ke Carefour membawa anak-anak untuk belanja dan bermain ditunda dan kami langsung ke Toko Ban “Mekar Jaya Ban” disekitar depan perumahan Taman Sentosa.
Pada saat Ban Serep dibongkar untuk digantikan Ban yang baru montir ban bicara “Pak.. Mur penyangga ban Serepnya tidak ada, jadi bagaimana nih…” lalu saya jawab “Tidak munggkin tidak ada, kalau tidak ada pasti Ban Serep saya akan lepas sejak tadi waktu saya berangkat..” Ternyata setelah saya cek memang mur tersebut tidak ada dan penyangga Ban Serep tertahan di Bumper sehingga tidak jatuh. Setelah selesai mengganti Ban Serep dengan ban yang baru maka ban Serep ditaruh dibagasi dan penyangga diikat dengan tali agar tidak lepas. Pada saat yang bersamaan Istri saya berkata bahwa kemungkinan Mur penyangga ban Serep tersebut tertinggal di bengkel Tambal ban Jl. Rusa Raya karena beberapa hari yang lalu mobil tersebut kempes bannya dan diganti dengan ban Serep untuk sementara. Dari cerita tersebut maka kami putuskan untuk langsung menuju bengkel Tambal Ban di Jl. Rusa Raya dan diperjalanan saya berusaha mencari toko baut yang buka namun semua toko baut tutup.
Pada saat mobil yang kami kendarai memasuki Jl. Rusa Raya sekitar jam 12.00 anak saya Zahra melihat pedagang mainan serta Asesoris wanita dan anak-anak. Didalam mobil dia meminta kepada Ibunya untuk dibelikan gulungan rambut namun ditolak keras oleh Ibunya karena berada dipinggir jalan dan pada saat itu panas sekali serta disarankan agar membeli Gulungan Rambut tersebut dibeli setelah urusan Ban Serep selesai. Pada saat mobil kami merapat ke Bengkel Tambal Ban yang berada dikanan jalan saya dan istri saya turun menjumpai Ucok sang penambal Ban dan kami utarakan maksud kedatangan kami. Pada saat itu pula anak saya Zahra berusaha turun dari mobil namun kelihatan oleh Ibunya dan denga sigap disuruh masuk kembali ke mobil. Zahra duduk dibangku baris ke 2 disisi kiri yang langsung mengarah ke Jalan Raya sedangkan Istri saya duduk dikursi penumpang samping kursi pengemudi.
Pada saat Ucok sang penambal Ban dan saya menuju ke bagasi mobil untuk memperlihatkan Mur penyangga Ban Serep yang hilang, Ucok bersikeras bahwa dia telah memasang mur tersebut dan tidak bisa dihindari kami berdua saling berargumentasi. Mendengar kondisi demikian Istri saya sebagai pengemudi yang pada saat itu menambal ban merasa terusik dengan argument Ucok sehingga dia keluar dari Mobil melewati depan mobil. Tanpa disadarinya Zahra mencuri kesempatan untuk keluar dari Mobil menuju Penjual Mainan dan pada saat yang besamaan datang Avanza Silver menabrak tubuh Zahra yang mungil dengan keras. Seketika itu juga saya menoleh kebelakang dan saya lihat tubuh anak saya berada dikolong mobil sampai akhirnya terlepas dari kolong mobil karena Mobil tersebut tidak berhenti sama sekali. Kepala Zahra penuh dengan luka dan darah segar mengucur deras seketika itu juga nyawa anak kami hilang. Dan sampai tulisan ini diterbitkan Mobil Avanza Silver tersebut belum diketahui keberadaannya.
Pada saat kejadian saya dan beberapa warga yang ada disekitar lokasi berusaha mengejar mobil tersebut tapi malah warga yang mengadang mobil mau ditabrak. Ada juga pengendara sepeda motor yang berusaha mengejar namun tidak dapat karena kecepatan mobil sangat kencang. Pada saat kejadian ada beberapa saksi yang saya kenali yaitu :
1. Bp. Joko tinggal di Jl. Rusa
2. Bp. Dayat tinggal di Kamp. Rawa Sentul
3. Bp. Muis tinggal di Jl. Rusa Raya
4. Bp. Albert Martin (Abang Ucok) pemilik Bengkel

Demikianlah Kronologis kejadian Kecelakaan yang menimpa puti saya Zahra Amelia Sanusi dan tulisan ini saya buat tanpa ada tekanan dan dalam kondisi yang sadar.

Cikarang, 11 September 2012
Hormat Kami

M. Sanusi
Ayah Korban

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s