Kecelakaan Sepeda Di tabrak Motor di Cikarang Baru :

Posted by Wawan @ CikarangBaru@yahoogroups.com
Kemarin sekitar Jam  4 sore ( Jan.29,2013 )  tiba-tiba di depan NetCOMM Rame oleh Kendaraan yang berhenti dan banyak orang berlarian. Saya pun langsung melihat kedepan. Ternyata ada yang tertabrak Motor saat menyebrang Jalan. Waktu itu saya hanya melihat Ibu-Ibu yang bawa motor berboncengan dengan anaknya sehabis pulang sekolah. Anak tersebut jatuh…saya pikir beliau yang tertabrak.
Setelah si Ibu itu jalan lagi, saya kaget di pinggir jalan ada anak yg bawa sepeda sedang kesakitan. Tidak tahunya Zaki. Beliau anaknya Pak Hilman. Ternyata Zaki ini lah yang tertabrak motor si Ibu dan tertimpa sepedanya ketika akan menyebarang Jalan. Spontan saya Bawa Zaki ke NetCOMM dan di cek luka-lukanya dan saya beri Obat Luka. Zaki saat itu Pucat dan masih Kaget.  Saya telp Pak Hilman dan Tak lama Ibunda Zaki dan Kakaknya datang ke NetCOMM. Alhamdulillah Zaki hanya luka-luka ringan di Kaki dan Tangannya.  Semoga Zaki segera sembuh dan bisa beraktifitas kembali.
Cikarang Baru memang semakin ramai saja setiap harinya. Jadi kita mesti selalu Waspada dan hati-hati kalau di Jalan Raya. Mau Nyebrang Jalan saja Susah. Mau Berbelok diperempatan saja sulit. Motor dan Mobil nggak mau pada ngalah…coba lihat di perempatan Tarum Barat/Pom Bensin..disitu saja Ribet. Sampe2 Satpamnya An-Nur Pusing ngaturnya.kadang tidak mau memberi kesempatan buat yg mau menyebrang atau yang mau belok dari arah lain.  Jadinya hukum “Semau Gue” dipake…
Para members milist sepertinya tidak ada yg bersikap demikian. Kita selalu upayakan Sopan dan Santun di jalan. Kalau ada yg mau menyebrang atau berbelok dipersilahkan dan diberikan kesempatan.
Salam,
Wawan
Komentar dan Tanggapan yang disampaikan member milist :
Yups
kecuali mau melahirkan atau keburu ngompol di celana
Baru tuh boleh “SEMAU GUWE”FYI, Perempatan Delta Silicon Lembah Hijau yang kemrn di infokan Pak hengky, sekarang tiap pagi udh macet banget, karena selain jalan yang sempit, juga masih banyak motor mobil selonang selonong KEBELET PIPIS itu tadi, ga mau nunggu antrean lampu

CABEE DEH
Novi diah S

Kota industri yg belum siap dengan kemungkinan2 yg akan terjadi kedepanya…..
Jadi study bandingnya mungkin sambil ngantuk dulunya….,he he hesalam,
gzl

Firman wrote:

Baca dulu UULL bagian sepeda dan pejalan kaki.
Mereka DIUTAMAKAN
Bahkan jika motor/mobil nabrak kambing pun bisa saja motor/mobil yang salah, dab itu diatur di UU tersebut

On Jan 31, 2013 9:21 AM, “Harminto Andi” <handip@gmail.com> wrote:

wuaahh… kacau juga tuh yg nabrak

Jarak dari mobil ke sepeda saya perkirakan lumayan jauh, kemungkinan besar si pengendara motor sudah bisa melihat sepeda (yang akan kekanan), tapi karena (biasanya) sepeda jalannya lambat, mungkin si pengendara motor gak rela jalannya dipotong sama sepeda karena akan memperlambat jalannya, jadi dia gak mau kasih jalan, jadinya nabrak deh.
Tapi itu hanya analisa saya saja, bisa saja pengendara sepedanya yg belok kanan secara mendadak untuk menghindari mobil, Tapi tetap aja, penabraknya gak tanggung jawab banget, mungkin karena takut juga dia.
salam

andi

Orang tua korbanpun berkomentar :
From: Hilman [mailto:Hilman.Hilman@Mattel.com]

P’Wawan,

Terimakasih atas pertolongannya terhadap Zaki Selasa sore (kemaren), kebetulan pada waktu terima telp saya sedang di west plant dan situasi jalanan padat, jadi saya minta istri dan anak sulung segera  ke tempat P’wawan.

Terimakasih juga buat bapak2 & Ibu2 yg sudah memberikan pertolongan dan perhatian pada saat kejadian di sana.

Maaf e mail saya tidak bisa nembus ke milist, mungkin karena user ID-nya pernah diganti tahun-tahun lalu oleh IT, jadi cuman bisa nerima saja tidak bisa reply ke milist.

Waktu kejadian, Zaki mau pergi les ke jalan Kancil. Selalu naik sepeda karena teman2 SMP-nya pakai sepeda juga…

Menurut keterangan Zaki, sebelum menyebrang ke kanan jalan (dg sepeda) zaki berhenti dulu melihat ke arah belakang, dari arah yg sama ada mobil yg berjalan perlahan dan karena pelan dia berusaha / mencoba utk ngasih tanda akan nyebrang dengan melambaikan tangan kanan, sang mobil memberikan kesempatan utk itu. Sehingga mulailah Zaki menggowes sepedanya menuju arah kanan jalan.

Tanpa diduga tiba-tiba dari arah belakang (kanan jalan) motor melintas dan menabrak sepeda dari belakang, zaki mengira yg nambrak itu mobil yg ada di belakang ternyata motor si wanita itu.

Saat kejadian di wanita tsb hanya bilang : makanya hati2 De kalau nyebrang !!

Saya tanya lagi ke Zaki, si wanita tsb nanyain kondisi zaki gak waktu kejadian? zaki bilang : Nggak pak, cuman ngomong gitu aja..terus gak lama pergi berangkat lagi..

Biasanya kalau ada kejadian seperti itu si penabrak (siapapun itu) selalu ingin/menyempatkan utk bertanya : gimana De ada yg luka / sakit atau apalah……

Setelah dia selesai cerita, pada akhirnya tetap saya nasehatin zaki, agar lain kali harus lebih hati2 lagi di jalanan dan/atau dimanapun…..

“Hardono Umardani” <hardono.umardani@gmail.com> wrote:

Seringkali saia dengan sengaja menghentikan untuk mempersilahkan orang menyeberang…dan seringkali harus dengan tambahan membuka kaca untuk melambaikan tangan, nyetop motor di belakang yg seringkali malah berusaha nyelonong ke depan…

Hebit pengendara motor ketika terjadi antrian karena kendaraan di depan berhenti adalah ambil kanan untuk mendahului…salah satu penyebab stuck..macet sampek ngunci di jalan dua arah…seringkali terjadi di sepanjang kalimalang saat jam berangkat/pulang kerja.
*seringkali hebit tersebut ternyata saia lakukan tanpa sadar ketika pakek sepeda motor…duhh…
Salam,

HUM

abdul Malik :
Apakah Ibu – Ibu tersebut anggota milis, kerabat,Keluarga bahkan Istri anggota milis…? Kudu di terapi SEFT dulu ntu orang biar kejiwaan nya pulih setidaknya butuh waktu 6 bulan kayak anak P’Menko yang nabrak luxio…

Solidaritas Untuk Zahra

by Faisal Mahbub – st.jenar@gmail.com

originally posted in cikarangbaru@yahoogroups.com on Aug 30 , 2012 – 10:44 am

Selamat pagi para sahabatku sekalian,

Melihat perkembangan kasus tabrak lari tgl 17 Agustus 2012 lalu, yang menimpa ananda Zahra,  putri sahabat kita Bpk Sanusi Reza, dan tingginya minat masyarakat luas yang peduli dengan kasus ini khususnya warga Cikarang Baru yang mungkin saja diantara mereka ingin membantu baik moril maupun materil demi penyelesaian kasus ini secara adil, maka saya mengusulkan untuk membentuk gerakan ” SOLIDARITAS UNTUK ZAHRA “, dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

  • Gerakan ini murni muncul dari kesadaran masyarakat yang bersimpati, peduli dan berharap agar kasus ini segera diselesaikan oleh pihak yang berwajib demi menjadi pelajaran agar ke depan tidak terjadi kasus serupa seperti ini,
  • Gerakan ini tidak boleh mengganggu proses hukum yang sedang berjalan, bahkan seharusnya bisa membantu pihak yang berwajib dalam mengungkap dan menyelesaikan kasus ini,
  • Gerakan ini, adalah gerakan sosial dimana diharapkan kasus Zahra ini menjadi ‘monumen’ pengingat untuk mencegah kecelakaan dan kejahatan di jalan raya di wilayah Cikarang Baru yang masih cukup tinggi.

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan, diantaranya :

  • Semua member yang berniat bergabung dalam gerakan ini, membuat status tentang kasus ini di jejaring sosialnya masing2, seperti yg sudah dilakukan oleh Pak ATG, secara SERENTAK.  Format kalimatnya tetap menjunjung asas praduga tak bersalah jadi diusahakan jangan menyantumkan nama pelaku, malah isinya ditujukan untuk memberi dukungan kepada pihak berwajib dan team investigasi CBC dalam mengusut tuntas kasus ini.
  • Kepada para blogger pun, saya usulkan untuk membuat tulisan2 mengenai kasus ini dengan gayanya masing2 baik di blog pribadi maupun di komunitasnya.  Tujuan membuat tulisan2 baik di status jejaring social maupun di blog diharapkan untuk memberi kesan kepedulian yang sangat tinggi dari warga Cikarang Baru khususnya, sehingga aparat yang berwajib lebih serius menangani kasus ini.
  • Mendirikan posko, sebagai pusat kegiatan untuk para member berbagi informasi, karena bisa saja ada pihak2 yang ingin terlibat atau membantu baik moril maupun materil sehingga mereka bisa tahu kemana harus datang.
  • Saya menyadari bahwa usaha-usaha teman2 CBC dalam menegakkan kebenaran dan keadilan tentu perlu dukungan dana, walaupun saya yakin dihati mereka sudah dipenuhi dengan rasa keikhlasan, namun alangkah baiknya bila member lain yang ingin memberikan bantuan dalam bentuk dana sebaiknya ditampung saja.  Berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan adalah laku ibadah, jihad fisabilillah, golongan ini termasuk mustahiq untuk menerima infaq, zakat, atau sedekah, dengan kata lain bila bapak2 atau ibu2 mau menyisihkan sedekahnya dalam perjuangan ini, itu sudah tepat.

Mudah-mudahan ide ini bisa mendapat respon, sehingga selanjutnya kita akan bicara soal teknis, seperti tanggal berapa kita sepakati untuk membuat status dan tulisan secara serentak, dimana posko yang bisa digunakan, siapa PIC yang menangani bantuan2 berupa dana, dsb… dsb.

Salam,
Aa Faisal

Update Progress Investigasi Kasus Tabrak Lari

by Dindin K – dhien2k@gmail.com

originally posted in cikarangbaru@yahoogroups.com on Sep 3 , 2012 – 9:03 am

Selamat Pagi warga milis tercinta

Tak terasa 19 Hari sudah terlewati setelah kejadian Tabrak lari tgl 17 Agustus 2012 yang menewaskan Ananda Zahra
Pihak kepolisian masih belum menemukan titik terang pelaku dan ke arah mana kasus ini dibawa. Janji Pak Kanit akan mengundang tersangka pelaku ternyata tidak terlaksana juga. Sementar isu di masyarakat terus berkembang, seperti yang didengar di hari Jum’at tanggal 31 Agustus 2012, bahwa pelaku sudah di tangkap, isu ini beredar bahkan muncul di jejaring sosial lewat kicauan beberapa orang yang sebelumnya dekat dengan terduga pelaku.
Tapi nyatanya, boro-boro ditangkap, ditetapkan jadi tersangka, atau dipanggil jadi saksi untuk diminta keterangan saja tidak….entah ada apa dengan kepolisian kita, apakah masih sibuk dengan pengamanan lebaran?

Pada hari sabtu tgl 1 September 2012 kemarin tim CBC mengambil inisiatif untuk melakukan silaturahmi langsung ke rumah terduga pelaku yang sudah merebak di masyarakat.
Tim CBC dari sore hari sudah berkoordinasi, Stelah shalat magrib dan shalat Isya di Mesjid Al Ikhlas jl Rusa 10, Tim yang berjumlah lebih dari 10 orang langsung menuju rumah terduga pelaku yang berada di Jl Rusa 9.
Didalam rumah ditemui 4 orang :
Satu orang laki-laki mengaku sebagai temannya pemilik rumah
Satu orang perempuan mengaku pemilik rumah
Satu orang perempuan mengaku temannya pemilik rumah
Satu orang lagi pemuda kurus, dengan rambut ikal pendek dengan muka tanpa ekpresi, terlihat jelas pemuda ini mengalami gangguan jiwa.

Dari perempuan yang mengaku pemilik rumah tersebut didapat keterangan, memang mereka mengetahui kejadian tabrak lari di jalan rusa raya tersebut, cuma menurut ibu tersebut anak mereka yang bernama Danil sudah hampir 2 bulan jarang pulang (JARANG PULANG). Dan mobil yang mereka miliki juga sering di rentalkan.
ibu itu janji jika danil pulang atau mobilnya pulang akan memberitahu kami..

tidak banyak yang kita dapat dari pertemuan tersebut.

Saya jadi inget pepatah orang tua, sebuas-buasnya induk singa tidak akan memakan anaknya sendiri.
Naluri alamiah seorang ibu tentu akan melindungi buah hatinya

19 hari setelah kejadian…
tersangka masih berkeliaran..
masih mengendarai kendaraan..
masih mengancam nyawa siapa saja yang mungkin lengah dan kurang berhati-hati di jalan…

Akankah kita diam dan hanya jadi penonton menunggu korban berikutnya….?

salam
Dindin